Home » » DAD

DAD

Written By Trik dan berita on Minggu, 16 Januari 2011 | Minggu, Januari 16, 2011

1 . Konsep Dasar DAD
         DAD (Diagram Arus Data) adalah suatu modeling tool yang memungkinkan sistem analis menggambarkan suatu sistem sebagai suatu jaringan kerja proses dan fungsi yang dihubungkan satu sama lain oleh penghubung yang disbut alur data.
Fungsi DAD :
1. DAD membantu para analis sitem meringkas informas tentang sistem, mengetahui hubungan    antar sub-sub sistem, membantu perkembangan aplikasi secara efektif.
2. DAD berfungsi sebagai alat komunikasi yang baik antara pemakai dan analis sistem.
3. DAD dapat menggambarkan sejumlah batasan otomasi untuk pengembangan alternative sistem fisik.

Komponen-komponen DAD
Ada beberapa simbol yang digunakan dalam DFD yang merupakan karakteristik dari suatu sistem, yaitu :
a. Terminator (External Entity)
            Terminator disimbolkan dalam bentuk persegi panjang, yang mewakili entity luar dimana sistem berkomunikasi. Biasanya notasi ini melambangkan orang atau kelompok orang misalnya organisasi diluar sistem, grup, departemen, perusahaan pemerintah, dan berada di luar kontrol sistem yang dimodelkan. Pada sejumlah kasus dapat merupakan sistem lain, sebagai contoh : sistem komputer yang berkomunikasi dengan sistem yang dimodelkan.
b. Proses
              Proses disimbolkan dalam bentuk lingkaran. Melambangkan suatu proses dari data yang dimasukkan ke dalam sistem yang mengubah input menjadi output. Pemberian nama pada proses dengan menggunakan kata kerja transistif (membutuhkan objek).
c. Nama Data Store Penyimpanan Data (Data Store)
              Data store disimbolkan dengan garis sejajar, yang digunakan untuk memodelkan kumpulan data atau paket data. Penyimpanan kadangkala didefinisikan sebagai suatu mekanisme diantara dua proses yang dibatasi oleh jangka waktu tertentu.Data store dapat berupa fie/database yang tersimpan dlm disket, harddisk, dll.
d. Alur data (Data Flow)
                 Data Flow disimbolkan dengan tanda anak panah, alur ini mengalir diantara proses, data store, dan terminator. Alur data menunjukkan arus data yang dapat berupa masukkan untuk sistem atau hasil proses sistem.

Ada beberapa konsep alur data yang perlu diperhatikan, yaitu : (Jogiyanto,1999)
àkonsep paket dari data (packed of data Bila dua atau lebih data mengalir dari suatu sumber yang sama ketujuan yang sama, maka harus     digambarkan sebagai suatu alur data tunggal. àKonsep alur data menyebar (diverging data flow)§  Alur data menyebar menunjukkan sejumlah tembusan dari alur data yang sama dari sumber yang sama ketujuan yang berbeda. àKonsep alur data mengumpul (converging data flow)§
     Alur data yang mengumpul menunjukkan beberapa alur data yang berbeda dari sumber data yang berbeda bergabung bersama-sama menuju tujuan yang sama.
Panah yang bergerak dari penyimpanan berarti : penggunaan data paket tunggal, paket kelompok dan lain-lain. Sedangkan panah yang bergerak ke penyimpanan mendeskripsikan penulisan, perubahan atau penghapusan satu atau lebih paket yang dimasukkan ke penyimpanan sebagai bagian dari paket lama, atau merupakan paket baru, atau satu atau lebih paket dihapus, atau dipindahkan dari penyimpanan, atau merupakan satu atau lebih paket dimodifikasi atau berubah.

Tingkatan DAD
a. Diagram Konteks
Dimulai dengan diagram konteks yang merupakan level tertinggi (top level), diagram yang menggambarkan hubungan antar system dengan entitas diluar system, merupakan system secara keseluruhan.
b. Diagram Nol (Zero)
Merupakan proses-proses yang ada didalam system berupa pecahan dari diagram konteks, diagram nol (zero) merupakan rincian dari diagram konteks.
c. Diagram Rinci/detail/primitive
Menggambarkan rincian tiap proses yang terdapat pada diagram nol, dimana proses rinci ini dapat dipecahkan sampai pada proses yang paling rinci.

Siklus Hidup Sistem
àDefinisi
Proses evolusi yang terjadi dalam pengimplementasian sistem atau subsistem Informasi berdasarkan komputer.
àKomite SIM
Komite yang bertujuan untuk memberikan pedoman pelaksanaan, pengarahan, dan pengontrolan pada penggunan sumber komputerisasi perusahaan.
àFungsi Komite SIM
 Menetapkan kebijakan guna memastikan dukungan computer terhadap tujuan perusahaanü
 Memberikan wewenang dalam memberi persetujuan untuk permintaan dana komputerisasi.ü
 Mengatasi konflik yang berhubungan dengan prioritas penggunaan computerü
àTeam Proyek
Team yang mengembangkan sistem tertentu untuk memenuhi kebutuhan perorangan atau kelompok dalam organisasi.
Fase-fase Siklus Hidup Sistem :
1. perencanaan
2. Analisis dan Perancangan
3. Implementasi
4. Pengoperasian dan Pengawasan

àFase Perencanaan
Fungsi dari Perencanaan CBIS
- Mendefinisikan lingkup dari proyek
- Mengenali bidang masalah yang potensial
- Mengatur urutan tugas
- Memberikan dasar pengontrolan

Langkah-langkah :
1. Mengenali masalah
= Mengenali karakteristik proyek CBIS :
a. Proyek mempunyai cakupan luas untuk seluruh organisasi.
b. Proyek menghasilkan sistem yang berpengaruh terhadap penampilan jangka panjang perusahaan.
= Inventarisasi masalah dan kebutuhan dari tiap bagian
2. Mendefinisikan Masalah
o Manajer harus mengetahui & memahami masalah yang muncul
o Manajer & spesialis Informasi bekerja sama untuk mendefinisikan masalah.
3. Menyusun tujuan sistem
o Tujuan sistem diuraikan berdasarkan tujuan dari perusahaan
4. Mengidentifikasi Kendala sistem
o Kendala-kendala harus diidentifikasikan sebelum CBIS dimulai.
5. Melakukan studi kelayakan
o Meninjau factor factor yang mempengaruhi sistem agar manajer dapat memecahkan masalah yang telah didefinisikan untuk mencapai tujuan
o Dimensi studi kelayakan : Teknis, ekonomi, resmi, operasional, & terjadwal
6. Membuat proposal proyek
Analisis sistem merekap penemuan yang didapat dalam proposal proyek studi.
Co/: proposal.
1. Pengenalan : Alasan untuk proposal
2. pendefinisian masalah
3. Tujuan sistem dan kendala
4. Alternatif-alternaif yang mungkin
5. Kegiatan-kegiatan yang direkomendasikan : Tugas, sumber kebutuhan, Penjadualan & rekap biaya.
6. Hasil yang sudah diantisipasi Organisasi, operasional,financial
7. Implementasi umum
8. Tujuan studi proyek (tugas,biaya)
9. Kesimpulan.
7. Menyetujui/tidak menyetujui proyek
o Komite SIM memutuskan proyek disetujui/ tidak disetujui
o Hal pokok :
1. Apakah sistem sudah diidentifikasikan
2. Apakah proyek studi yang diajukan merupakan cara terbaik untuk menentukan perancangan CBIS.
8. Menetapkan mekanisme pengontrolan
o Komite SIM menetapkan mekanisme pengontrolan:
1. Apa yg perlu dilakukan
2. Siapa yang akan melakukan
3. Kapan pekerjaan akan dilakukan
o Komite SIM memonitor kemajuan proyek

àFase Analisis dan Perancangan
1. Mengumumkan proyek
Pihak perusahaan perlu menjelaskan sistem computer yang akan diterapkan dapat melalui pertemuan atau presentasi.
2. Menyusun Team Proyek
Team proyek dapat disusun berdasarkan kebutuhan pengembangan sistem
3. Mendefinisikan kebutuhan Informasi
Analis harus mengumpulkan Informasi mengenai kebutuhan Informasi dari pemakai.
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan :
o Interview perorangan
o Observasi
o Pencarian record
o Survey
o Peranan Pendukung.
4. mendefinisikan criteria penampilan sistem
o Kriteria penampilan sistem dapat ditentukan berdasarkan kebutuhan Informasi.
5. Merancang subsistem secara lengkap
o Dalam merancang subsistem secara lengkap analis sistem memerlukan alat seperti : DFD, kamus data, dll
o Pendekatan yang banyak dipilih Top Down yaitu pertama kali menentukan proses secara umum lalu melengkapi dengan proses secara khusus.
6. Mengidentifikasi konfigurasi peralatan alternatif
o Analis sistem menentukan konfigurasi peralatan komputerisasi yg memungkinkan program dapat menjalankan pemrosesan secara efisien
7. Mengevaluasi konfigurasi alternative
o Analis sistem bersama dengan manajer mengevaluasi konfigurasi alternative.
8. Menentukan konfigurasi yang terbaik
o Analis sitem bersama dengan manajer mementukan konfigurasi yang terbaik bagi sistem secara keseluruhan.
9. Membuat proposal pengimplementasian proyek
o Analis sistem membuat proposal pengimplementasian proyek yang memberikan kerangka bagi pekerjaan yang dilakukan, keuntungan yang diharapkan dan biaya.
o Format proposal sama dengan proposal proyek studi
10. Menyetujui/tidak menyetujui pengimplementasian proyek
o CIO secara continue memberikan Informasi kemajuan pada komite
o Komite SIM ynag memutuskan persetujuan pengimplementasian proyek.
11. Melengkapi dokumentasi sistem



àFase Implementasi
Langkah-langkah :
1. Merencanakan implementasi
2. Mengumumkan pengimplementasi proyek
3. Mengorganisir staf pelayanan Informasi
4. Menentukan computer
5. Membuat perpustakaan software
6. Membuat database
7. Mendidik peserta dan pemakai
8. Membuat fasilitas fisik
9. Mengganti dengan sistem baru

àFase Pengoperasian
- Tinjauan post implementasi dilakukan, seperti evaluasi sejauh mana sistem tersebut memenuhi criteria penampilan.
- Tinjauan ini diulangi secara continue secara tahunan, sepanjang kehidupan operasi sistem tersebut.
- Bila memerlukan perbaikan atau pergantian, maka siklus hidup diulangi lagi dengan melakukan peningkatan-peningkatan yang menghasilkan sistem baru.

CASE (Computer Aded Software Engineering)
- Software Engineering adalah proses pembuatan dokumentasi an software secara evolusioner.
- Tujuan dari CASE yaitu membantu meringankan analis sitem dalam menganalisis, merancang dan mengimplementasikan sistem.
- Keuntungan CASE yaitu menghemat waktu analis sistem dalam mengembangkan sistem.

Prototyping
Penggambaran ide kepada pengembang dan calon pemakai mengenai bagaimana sistem dalam bentuk lengkap akan berfungsi.

Langkah-langkah Prototyping :
1. Mengidentifikasikan kebutuhan pemakai
2. Mengembangkan prototip
3. Mengevaluasi prototip
4. Menentukan apakah prototip tsb dapat diterima
5. Merevisi prototip
6. Menggunakan prototip atau menggantinya dengan sitem operasional.
3. Model Rapid Aplication Development (RAD)
Rapid Application Development (RAD) adalah sebuah model proses perkembangan software sekuensial linier yang menekankan siklus perkembangan yang sangat pendek. Model RAD ini merupakan sebuah adaptasi “kecepatan tinggi” dari model sekuensial linier di mana perkembangan cepat dicapai dengan menggunakan pendekatan kontruksi berbasis komponen. Jika kebutuhan dipahami dengan baik, proses RAD memungkinkan tim pengembangan menciptakan “sistem fungsional yang utuh” dalam periode waktu yang sangat pendek (kira-kira 60 sampai 90 hari). Karena dipakai terutama pada aplikasi sistem konstruksi, pendekatan RAD melingkupi fase – fase sebagai berikut : bussiness modeling, data modeling, process modeling, application generation dan testing and turnover.

Model Pengembangan Sistem Informasi Berbasis Web
1. Berikut adalah beberapa model pengembangan informasi berbasis web, yaitu :
Metode RAD (Rapid Application Development)
• Merupakan metode pengembangan sistem secara linear sequential yang menekankan pada siklus pengembangan yang sangat singkat.
• Jika kebutuhan dipahami dengan baik, proses RAD memungkinkan tim pengembangan menciptakan “sistem fungsional yang utuh” dalam periode waktu yang sangat pendek (kira-kira 60-90 hari).
• Pemakai sistem dapat mendefinisikan kebutuhan perangkat lunak dengan baik.
• Pemakai sistem bersedia meluangkan waktu yang cukup untuk berkomunikasi intensif dengan pengembang sehubungan dengan pengembangan perangkat lunak




Rapid Application Development adalah seperangkat strategi yang terintegrasi yang ada dalam suatu kerangka kerja meneyeluruh yang disebut Information Engineering (IE).
ALASAN MEMILIH METODE RAD
Di dalam memilih metode RAD harus memperhatikan alasan-alasan berikut ini:

1. Alasan yang Buruk
-Apabila menggunakan RAD hanya untuk menghemat biaya pengembangan suatu sistem. Hal ini disebabkan karena dengan menggunakan metode RAD membutuhkan suatu tim yang mengerti betul
mengenai manajemen biaya. Sebab bila tidak, maka biaya yang dikeluarkan akan menjadi lebih besar.
-Apabila menggunakan RAD hanya untuk menghemat waktu pengembangan suatu sistem. Hal ini disebabkan karena dengan menggunakan metode RAD membutuhkan suatu tim yang mengerti betul mengenai manajemen waktu. Sebab bila tidak maka waktu yang dibutuhkan akan menjadi lebih lama.

2. Alasan yang Baik
-Apabila menggunakan RAD untuk mendapatkan suatu desain yang dapat diterima oleh konsumen dan dapat dikembangkan dengan mudah.
-Apabila menggunakan RAD untuk memberikan batasan-batasan pada suatu system supaya tidak mengalami perubahan.
-Apabila menggunakan RAD untuk menghemat waktu, dan kalau memungkinkan bisa menghemat biaya serta menghasilkan produk yang berkualitas.

1. Keuntungan RAD
Beberapa keuntungan dalam menggunakan metode RAD adalah sebagai berikut:
- Membeli sistem yang baru memungkinkan untuk lebih menghemat biaya ketimbang mengembangkan sendiri.
- Proses pengiriman menjadi lebih mudah, hal ini dikarenakan proses pembuatan lebih banyak menggunakan potongan-potongan script.
- Mudah untuk diamati karena menggunakan model prototype, sehingga user lebih mengerti akan sistem yang dikembangkan.
- Lebih fleksibel karena pengembang dapat melakukan proses desain ulang pada saat yang bersamaan.
- Bisa mengurangi penulisan kode yang kompleks karena menggunakan wizard.
- Keterlibatan user semakin meningkat karena merupakan bagian dari tim secara keseluruhan.
- Mampu meminimalkan kesalahan-kesalahan dengan menggunakan alat-alat bantuan (CASE tools).
- Mempercepat waktu pengembangan sistem secara keseluruhan karena cenderung mengabaikan kualitas.
- Tampilan yang lebih standar dan nyaman dengan bantuan software-software pendukung.


2. Kerugian RAD
Beberapa kerugian dalam menggunakan metode RAD adalah sebagai berikut :
- Dengan melakukan pembelian belum tentu bisa menghemat biaya dibanding-
kan dengan mengembangkan sendiri.
- Membutuhkan biaya tersendiri untuk membeli peralatan-peralatan penunjang seperti misalnya software dan hardware.
- Kesulitan melakukan pengukuran mengenai kemajuan proses.
- Kurang efisien karena apabila melakukan pengkodean dengan menggunakan tangan bisa lebih efisien.
- Ketelitian menjadi berkurang karena tidak menggunakan metode yang formal
dalam melakukan pengkodean.
- Lebih banyak terjadi kesalahan apabila hanya mengutamakan kecepatan diban-
dingkan dengan biaya dan kualitas.
- Fasilitas-fasilitas banyak yang dikurangi karena terbatasnya waktu yang tersedia.
- Sistem sulit diaplikasikan di tempat yang lain.
- Fasilitas yang tidak perlu terkadang harus disertakan, karena menggunakan komponen yang sudah jadi, sehingga hal ini membuat biaya semakin meningkat.




Popular Posts

VIDEO LUCU HARI INI

Blog Archive

Top Dan Unik. Diberdayakan oleh Blogger.
Topics :