Desain Uang Kertas terbaru Dari Bank Indonesia

Bank Indonesia(BI) kembali meluncurkan uang kertas berdesain baru ,ini di lakukan Dalam rangka meningkatkan perlindungan dari upaya pemalsuan serta untuk lebih memudahkan masyarakat dalam mengidentifikasi keasliaan lembaran rupiah.

Perubahan desain uang kertas ini tak lain yaitu untuk meningkatkan unsur pengamanan akan keaslian uang yang beredar, dimana penyempurnaan desain ini bersifat minor secara desain dan bukan merupakan uang emisi baru dimana warna dominan uang, bahan uang, gambar utama dan ukuran uang adalah tetap atau tidak mengalami perubahan.

Nah Untuk ciri-ciri perubahan tersebut adalah :

1. Pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2004
Penambahan unsur pengaman rainbow printing,Penambahan desain berbentuk lingkaran-lingkaran kecil berwarna merah dan ditengahnya berwarna putih, Perubahan kode tuna netra (blind code) berupa dua buah lingkaran yang semula tidak kasat mata (invisible) menjadi kasat mata dan terasa kasar apabila diraba (cetak intaglio),lalu Penambahan penulisan DEWAN PERWAKILAN DAERAH yang semula bertuliskan “MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN RAKYAT” menjadi “MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH” dan terakhir adalah Menghilangkan unsur pengaman berupa Irisafe yang terletak di samping kanan gambar utama pada bagian depan uang.

2. Pecahan Rp 50.000 Tahun emisi 2005
Penambahan unsur pengamanan rainbow printing,Penambahan desain berbentuk lingkaran kecil berwarna oranye dan ditengahnya berwarna putih ,Perubahan kode tuna netra (blind code).

3. Pecahan Rp 20.000 tahun emisi 2004
Penambahan unsur pengaman rainbow printing ,Penambahan desain berbentuk lingkaran kecil berwarna hijau dan ditengahnya berwarna putih ,Perubahan kode tuna netra (blind code) berupa dua buah empat persegi panjang yang semula tidak kasat mata (invisible) menjadi kasat mata dan terasa kasar apabila diraba (cetak intaglio).