12 Masjid di Indonesia dengan Gaya Arsitektur Unik nan Elok

Masjid unik di Indonesia http://infindonesia.blogspot.co.id/2016/01/masjid-unik.html

Seperti yang kita tahu Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia yaitu sekitar 12,7 % penduduk dunia atau sekitar 88 % penduduk Indonesia. Diperkirakan jumlah masjid yang ada di Indonesia melebihi jumlah masjid di Arab Saudi. Tidak hanya banyak, beberapa masjid di Indonesia juga memiliki bentuk yang unik. Apa sajakah itu?


1. Masjid Cheng Ho - Surabaya

Saat pertama kali melihat Masjid ini mungkin anda akan mengira kalau itu kelenteng bukan masjid, akibat bentuk dan warnannya yanrag menyerupai kelenteng. Masjid ini disebut juga Masjid Muhammad Cheng Ho. Pintu masuk Masjid Cheng Ho mirip pagoda dan terdapat realif naga dengan lafaz Allah di puncaknya.
Cheng Ho Surabaya photo
Masjid Muhammad Cheng Ho 

Masjid ini dibuat untuk menghormati dan mengenang laksamana asal Cina yang beragama islam yaitu Laksamana Cheng Ho atau biasa disebut Sam Poo Kong, beliau merupakan seorang laksamana yang juga ikut menyebarkan agama islam di Indonesia pada masa kerajaan Majapahit pada tahun 1410-1416.

Untuk mengenang jasa Laksamana Cheng Ho warga Tionghoa muslim membangun masjid arsitektur Tionghoa ini yang akhirnya diresmikan pada tanggal 13 Oktober 2002. Masjid yang berdiri di tanah seluas 21 x 11 meter ini memiliki bangunan utama seluas 11 x 9 meter dan dapat menampung kurang lebih 200 jama'ah.

Terdapat juga masjid serupa yang terletak di Palembang yaitu Masjid Cheng Ho Palembang.



2. Masjid Agung Sumenep


Masjid Agung Sumenep terletak di Kota Sumenep, Madura. Masjid ini berada di depan alun-alun Sumenep. Masjid Agung Sumenep diabangun oleh Adipati Sumenep, Pangeran Natakusuma I atau Penebamhan Somala pada tahun 1779-1787. Masjid Agung Sumenep dulunya bernama Masjid Jami'.


Sekarang Masjid Agung Sumenep menjadi salah satu landmark Madura.
Masjid agung sumenep, madura http://infindonesia.blogspot.co.id/2016/01/masjid-unik.html
Masjid Agung Sumenep
Arsitek Masjid Agung Sumenep adalah Lauw Piango, arsitek yang sama yang membangun Keraton Sumenep.

Ada banyak sekali keunikan di Masjid ini, terutama dari arsitektur dan gapuranya, artistekturnya sendiri merupakan gabungan gaya Persia, Arab, Cina, India, Jawa dan Madura. Dan gapuranya yang bernuansa Tiongkok memiliki beberapa filosofi tersendiri.


3. Masjid Menara Kudus

Masjid Menara Kudus terletak di desa Kauman, kecamatan Kota, Kudus. Masjid ini dibangun tahun 1549 Masehi atau 596 Hijriah oleh salah seorang walisongo yaitu Sunan Kudus. Di masjid ini, terdapat sebuah menara masjid, sepasang gapura di serambi masjid, dan kolam di dalam masjid yang digunakan untuk berwudhu.


Berkas:Masjid Menara Kudus.jpg
Masjid Menara Kudus


Yang membuat masjid ini unik adalah menaranya yang dibuat menyerupai candi. Untuk beradaptasi dengan masyarakat setempat Sunan Kudus mencampurkan budaya hindu dan budha dalam dakwahnya, salah satu yang budaya hindu dan budha dapat kita lihat pada menara dan gapura yang ada di Masjid Menara Kudus ini.

Tinggi Menara Kudus ini sekitar 18 meter dan alasnya berbentuk persegi yang berukuran 100 meter persegi. Di dalam menara ini terdapat tangga yang terbuat dari kayu jati yang kemungkinan dibuat tahun 1895 Masehi.


4. Masjid Perahu

Nama asli masjid ini adalah Masjid Agung Al Munada Darussalam Baiturrahman. Masjid ini terletak di antara beberapa apartemen, di Casablanca, Jakarta Selatan.
Masjid Perahu di Jakarta & 5 Keunikannya
Bagian dalam Masjid Perahu

Masjid Perahu

Di bagian dalam masjid terdapat tiang yang terbuat dari kayu jati dan terdapat ukiran ayat-ayat suci Al-Qur'an pada tiang tersebut yaitu surat An-Nur dan Ayat Kursi. Selain itu di masjid ini juga terdapat  belasan batu giok dan beberapa batu alam yang diletakkan di bagian teras dan perpustakaan masjid (beberapa diletakkan di dalam kaca).

Keunikan yang paling mencolok dari masjid ini adalah tempat wudhu dan toiletnya dibuat menyerupai perahu. Di perahu itu terdapat 6 toilet dan 10 keran air untuk berwudhu. 


Satu lagi keunikan di Masjid Perahu ini, di masjid ini terdapat Al-Qur'an berukuran super besar dengan kayu jati sebagai covernya, Al-Qur'an ini dikelilingi oleh batu giok di dalam kaca yang sudah saya jelaskan tadi.


5.  Masjid Baabul Munawar

Mungkin anda masih asing dengan masjid yang satu ini, sebab Masjid Baabul Munawar masih tergolong baru, masjid ini diresmikan pada bulan Juni tahun 2015 lalu. Masjid ini terletak di Tembagapura, Kota Timika, Papua. Masjid ini terletak di area pertambangan PT. Freeport Papua
Masjid Baabul Munawar
Mungkin hanya dengan melihat gambar Masjid Baabul Munawar di atas anda sudah tahu dimana letak keunikannya, yap... masjid ini terletak di dalam tanah, yaitu sekitar 1.760 meter di bawah bumi.  Masjid Baabul Munawar sengaja dibuat agar para penambang dan karyawan yang bekerja disana tetap dapat menjalankan ibadah sholat. Masjid ini dapat menampung sekitar 250 jamaah.

Di samping Masjid Baabul Munawar terdapat sebuah gereja yaitu Gereja Oikumene Soteria yang sengaja dibangun bersebelahan untuk melambangkan toleransi.


6. Masjid Terapung Amirul Mukminin

Masjid Terapung Amirul Mukminin adalah masjid terapung pertama di Indonesia. Masjid ini terletak di Pantai Losari, Makassar. Masjid ini juga berhadapan dengan rumah jabatan Wali Kota.

Masjid Terapung Amirul Mukminin, Makassar
Gambar Masjid Terapung pada malam hari
Masjid ini terbuka untuk umum dan dapat menampung kurang lebih 500 jamaah. Masjid ini memiliki 3 lantai dan kubah berwarna biru yang unik. Masjid juga ini sangat sejuk biarpun tanpa pendingin ruangan. Dan seperti gambar yang anda lihat di atas, Masjid Terapung ini terlihat sangat indah di malam hari.


7. Masjid Kubah Emas

Kalau Masjid Kubah Emas saya rasa semua orang sudah tahu. Nama sebenarnya dari masjid ini adalah Masjid Dian Al-Mahri. Masjid ini terletak di Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat.
Berkas:Masjid Dian Al Mahri.jpg
Masjid Kubah Emas
Masjid ini terkenal karena kubahnya, bukan hanya warnanya saja tetapi kelima kubah di masjid ini benar-benar terbuat dari emas. Tidak hanya itu mahkota pilar/tiang masjid juga terbuat dari pardo/sisa emas, beberapa realif-pun juga terbuat dari emas, selain itu ornamen-ornamen lain diimport langsung  dari negara utama penghasilnya.


8. Masjid Tiban

Masjid ini terletak di Desa Turen, Kab. Malang, Jawa Timur.

Masjid ini juga sering disebut sebagai Masjid Ajaib atau Masjid Jin karena orang-orang mengira masjid ini ada dengan sendirnya tanpa ada yang membangun, tetapi sebenarnya masjid ini dibangun oleh santri dan jamaah pesantren.
Berkas:C6.jpg
Masjid Tiban
Tidak hanya arsitekturnya yang unik, di masjid ini terdapat sebuah kolam renang dan dilengkapi perahu, yang dikhususkan untuk wisatawan anak. Di dalam komplek pesantren ini juga terdapat beberapa jenis binatang seperti monyet, kijang, burung, ayam, kelinci dan lain-lain.


9. Masjid Raya Sumatera Barat

Masjid Raya Sumatera Barat meruakan masjid terbesar di Sumatera Barat dengan luas 40.343 meter persegi dan berkapasitas 5.000 sampai 6.000 jamaah. Masjid ini terletak di Kec. Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat.
Masjid Raya Sumatera Barat menampilkan arsitektur modern yang tak identik dengan kubah.
Masjid Raya Sumatera Barat
Kalau anda perhatikan gambar di atas, terdapat eksterior berupa kaligrafi dan motif kain songket. Masjid ini dilengkapi beberapa fasilitas pendukung seperti ruang serbaguna, taman, menara, dan lain-lain.


10.  Masjid Agung An-Nur

Sekilas Masjid ini terlihat seperti Taj Mahal di India, tetapi sebenarnya masjid ini adalah Masjid Agung An-Nur di Pekan Baru, Riau. 
Taj Mahalnya Riau http://infindonesia.blogspot.co.id/2016/01/masjid-unik.html
Masjid An-Nur tampak elok di malam hari
Masjid ini mempunyai gaya arsitektur yang unik yang merupakan campuran dari arsitektur India, Turki, Arab, dan Melayu. Masjid ini sering disebut sebagai Taj Mahalnya Riau, tak heran sebab masjid ini memiliki banyak kesamaan dengan Taj Mahal.



11. Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid Agung Jawa Tengah terletak di Kota Semarang, Jawa Tengah. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 2001 dan baru diresmikan pada tanggal 14 November oleh presiden ke-6 kita yaitu Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono.
Berkas:MAJT Kubah malam.jpg
Masjid Agung Jawa Tengah pada malam hari
Masjid ini berdiri di atas tanah seluas 10.000 meter persegi/10 hektar, dan dapat menampung sekitar 6.000 jamaah (16.000 jamaah jika ditambah dengan serambi masjid).

Masjid ini memiliki kubah yang berdiameter 20 m, dan 4 menara  dengan tinggi 62 meter dan salah satunya terpisah yaitu Menara Asmaul Husna (Asmaul Husna Tower) yang memiliki tinggi 99 meter. Serambi masjid ini dilengkapi  oleh 6 payung otomatis raksasa yang berdiameter 14 meter  dan memiliki tinggi 20 meter seperti yang ada di Masjid Nabawi.

Berkas:Majt pilar.jpg

Selain untuk beribadah, Masjid Agung Jawa Tengah ini juga dipersiapkan untuk objek wisata religi, untuk menunjangnya masjid ini menyediakan fasilitas penginapan 23 kamar dengan berbagai kelas, Museum Kebudayaan islam di lantai 2 & 3, dan terdapat kafe muslim di lantai 18 yang dapat berputar 360 derajat. Di lantai 19 terdapat menara yang dilengkapi 5 teropong untuk melihat pemandangan kota Semarang.


12. Masjid Al-Irsyad - Bandung

Masjid Al-Irsyad terletak di Padalarang, Kab. Bandung Jawa Barat. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 2009 dan diresmikan pada tanggal 27 Agustus 2010. Arsitek yang membangun masjid ini adalah Ridwan Kamil yang juga merupakan walikota Bandung.
Berkas:Al Irsyad Mosque Bandung.JPG
Gambar Masjid Al-Irsyad Bandung
Dengan luas 1.871 meter persegi, masjid ini dapat menampung sekitar 1.500 jamaah. Masjid ini berbentuk kubus dan dibuat menyerupai Ka'bah. Masjid Al-Irsyad ini memiliki warna dasar abu-abu dengan penataan batu bata yang mengagumkan.  

Kalau anda lihat baik-baik dinding bagian luar masjid ini bertuliskan 2 kalimat syahadat yaitu  "Laillaha ilallah Muhammadarrasulullah."



Tertarik dengan artikel di atas ? Tolong bantu share ya...