Tanda Kurang Darah Yang Wajib Anda Ketahui

Kurang Darah atau disebut dengan Istilah Anemia adalah Ketika kadar sel darah merah atau hemoglobin di tubuh berada di bawah normal. Sesorang yang mengidap gejala ini akan cepat merasa kelelahan. Jenis anemia yang paling umum terjadi adalah anemia defisiensi besi. Terjadi ketika tubuh kekurangan zat besi yang diperlukan dalam membentuk hemoglobin untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Ini Tanda Kurang Darah Yang Wajib Anda Ketahui

Sayangnya banyak orang yang masih belum memahami tanda-tanda kurang darah sehingga tidak menyadari bahwa dirinya sedang mengalami kondisi ini. Akibatnya, tanpa disadari produktivitas di dalam pekerjaan menjadi menurun.

Tubuh lelah dan tampak pucat adalah gejala umum yang dapat timbul pada penderita anemia. Tubuh yang kelelahan ini adalah tanda bahwa sedang terjadi kesulitan pada darah dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh. Pada kenyataannya, tubuh yang terasa sangat lelah ini adalah tanda umum bahwa Anda sedang kekurangan zat besi.

Kekurangan hemoglobin dapat menyebabkan kulit tampak pucat. Hemoglobin adalah zat yang memberi efek kulit berwarna kemerahan. Apabila kekurangan zat ini, warna kemerahan pada kulit akan memudar sehingga yang terlihat adalah pucat. Bagian kulit yang paling tampak apabila Anda mengalami kurang darah adalah di sekitar kelopak mata bawah.

Selain kelelahan dan tampak pucat, sakit kepala, pusing, dan jantung berdebar-debar adalah tanda-tanda umum yang terjadi bila Anda kekurangan darah. Namun ternyata, ada juga tanda-tanda kurang darah yang jarang diketahui secara umum, yaitu:

Tanda Kurang Darah : Sering mengalami infeksi


Limpa adalah salah satu organ tubuh yang membantu memerangi infeksi. Apabila tubuh kekurangan sel darah merah, maka bisa mengurangi pasokan oksigen ke limpa. Oleh karenanya, limpa tidak dapat bekerja secara optimal.

Organ tubuh yang juga berhubungan dengan infeksi adalah kelenjar getah bening. Organ ini adalah tempatnya sel darah putih sebagai tameng dalam memerangi infeksi. Apabila tubuh kekurangan zat besi, pasokan oksigen ke kelenjar getah bening menjadi tidak mencukupi, menurut seorang ahli kedokteran keluarga. Dengan begitu, meski sel darah putih tetap diproduksi, tetapi kualitasnya tidak sempurna sehingga tubuh pun lebih mudah mengalami infeksi.

Di sinilah peran penting zat besi dalam mendukung sistem kekebalan tubuh.

Tanda Kurang Darah : Mengalami sindrom restless leg

Defisiensi zat besi membuat sebagian orang dapat mengalami sindrom restless leg atau kaki gelisah. Pada sindrom ini, terdapat getaran yang menjalar di kaki, semacam aliran listrik. Hal ini membuat penderita memiliki dorongan untuk terus menggerakkan kaki seperti seseorang yang sedang gelisah.

Tanda Kurang Darah : Mengalami rambut rontok

Rambut yang rontok sebanyak 100 helai per hari masih dianggap ke dalam kategori wajar. Namun, jika rontoknya berlebihan dan tidak tumbuh kembali, ada kemungkinan Anda mengalami kekurangan zat besi.

Ketika tubuh kekurangan zat besi, pasokan oksigen ke folikel rambut tidak mencukupi kebutuhan yang ideal, menurut seorang ahli kedokteran keluarga. Dengan begitu, rambut menjadi rontok dan bisa berhenti tumbuh. Jangan khawatir, sebab ketika zat besi sudah tercukupi dan Anda terbebas dari anemia, umumnya rambut dapat tumbuh kembali.


Tanda Kurang Darah : Lidah menjadi bengkak

Kurang darah membuat organ-organ di seluruh tubuh kemungkinan besar mengalami kekurangan oksigen. Menurut seorang ahli kedokteran keluarga, kondisi ini dapat membuat otot-otot di hampir semua bagian tubuh mengalami pembesaran, termasuk otot lidah. Jika hal ini terjadi, lidah menjadi bengkak dan terasa sakit.Kurang darah akibat kekurangan zat besi juga dapat menimbulkan retak-retak pada bagian mulut.

Agar Anda tidak mengalami kurang darah dan akhirnya menyebabkan terjadinya hal-hal di atas, penuhilah kebutuhan zat besi. Salah satu caranya adalah dengan lebih mengutamakan asupan zat besi dari makanan sehari-hari.