Penyakit Tulang Yang Jarang Diketahui

Penyakit Tulang sangatlah mengganggu aktivitas keseharian seseorang. Hal tersebut bisa terjadi mengingat tulang memiliki fungsi vital berupa menyokong bentuk dan mendukung tubuh untuk tetap kokoh. Selain itu, tulang juga membantu seseorang untuk bergerak.

Penyakit Tulang Yang Jarang Diketahui

Pertumbuhan tulang lebih cepat terjadi pada usia kanak-kanak dibandingkan saat manusia sudah memasuki usia 20 tahun ke atas. Jika tidak mendapat kecukupan asupan kalsium, vitamin D, dan olahraga, maka kemungkinan seseorang memiliki tulang yang rapuh akan meningkat.

Untuk menghindari kemungkinan menderita penyakit yang bisa menimpa tulang, selain menghindari defisiensi asupan gizi dan olahraga, ada juga beberapa hal yang sebaiknya diwaspadai. Demi menjaga kesehatan tulang, hindari merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

Penyakit Tulang yang Bisa Menyerang Seseorang

Meski seseorang sudah berusaha dengan baik melindungi tulangnya dengan memenuhi kebutuhan gizi dan gaya hidup yang baik, namun ada juga penyakit tulang yang tetap bisa menyerang. Penyakit-penyakit tulang jenis ini kemungkinan tidak terkait dengan zat-zat dan gaya hidup di atas. Mereka kebanyakan menyerang karena kemungkinan terkait dengan genetik, lingkungan, dan penyakit tertentu yang diderita seseorang. Beberapa penyakit tulang jenis ini antara lain adalah:

Penyakit Paget

Salah satu penyakit tulang yang jarang didengar adalah penyakit Paget. Kondisi ini terjadi ketika siklus pembaharuan dan perbaikan tulang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Pada kasus ini, regenerasi tulang berlangsung lebih cepat dari yang seharusnya. Hanya saja, penyebab utama dari abnormalitas ini masih belum diketahui secara pasti. Dugaan sementara adalah faktor genetik di dalam keluarga dan faktor lingkungan mempunyai pengaruh terhadap munculnya penyakit ini.

Akibat kelainan pada proses regenerasi tersebut, tulang justru menjadi lemah dan akhirnya mengalami kelainan bentuk (deformitas). Gejala umum dari penyakit tulang jenis ini adalah timbulnya nyeri tulang. Nyeri ini biasanya sering terjadi pada daerah panggul dan tulang belakang. Saat berbaring, nyeri pada tulang kian menjadi-jadi alias makin tidak tertahankan.

Pada banyak kasus penyakit Paget, tidak ada gejala yang muncul sehingga penyakit ini hanya bisa diketahui saat terjadi tulang retak atau patah atau saat memeriksakan diri pada dokter. Oleh karena itu yang setidaknya bisa dilakukan adalah segera menemui dokter saat mengalami gejala nyeri pada tulang atau terjadi perubahan bentuk pada tulang.

Penyakit tulang rapuh

Penyakit tulang rapuh memiliki nama lain osteogenesis imperfecta (OI) yang memiliki arti tidak sempurnanya pembentukan tulang. Kondisi fisik pasien dengan penyakit ini dapat terlihat pada tulangnya yang mengalami kerapuhan dan mudah retak atau patah. Penyakit tulang jenis ini biasanya terjadi saat seseorang lahir. Meski demikian, OI hanya akan berkembang pada anak-anak yang keluarganya memiliki riwayat penyakit serupa alias genetik.

Kebanyakan dari penyakit ini bersifat ringan. Saat penyakit tulang rapuh ini berkembang menjadi parah, maka hal tersebut bisa mengakibatkan terjadinya gagal jantung, sumsum tulang belakang bermasalah, cacat fisik permanen, atau hilangnya pendengaran.

Metastasis tulang

Penyakit tulang berikutnya adalah metastasis tulang yang terjadi ketika sel-sel kanker menyebar ke tulang. Adapun sel-sel kanker yang bisa menyebar ini bisa berasal dari berbagai jenis kanker yang sebelumnya sudah ada. Metastasis tulang biasanya lebih sering terjadi pada tulang belakang, panggul, dan tulang paha. Kemungkinannya, penyakit ini merupakan indikasi awal bahwa seseorang menderita kanker. Namun pada beberapa kasus, metastasis tulang mungkin saja terjadi setelah seseorang menjalani pengobatan kanker beberapa tahun lalu. Kanker payudara dan kanker prostat merupakan jenis-jenis kanker yang sering menyebarkan sel-sel kanker ke tulang.

Penyakit tulang jenis ini dapat menyebabkan nyeri dan patah tulang. Pada umumnya, kanker yang telah menyebar hingga ke tulang tidak bisa disembuhkan. Pada kondisi kanker yang sudah tidak bisa disembuhkan lagi (kanker stadium 4), perawatan yang diberikan hanya dimaksudkan untuk mengurangi rasa sakit. Dalam hal ini, perawatan juga dilakukan untuk meringankan gejala-gejala lain akibat metastasis tulang.

Osteodistrofi ginjal

Osteodistrofi ginjal adalah penyakit tulang yang khusus menimpa seseorang yang mengalami gangguan ginjal. Gangguan ginjal tersebut ditandai dengan ketidakmampuan ginjal dalam mempertahankan keseimbangan komposisi kalsium dan fosfor di dalam darah. Gangguan jenis ini merupakan hal yang umum terjadi pada orang-orang berpenyakit ginjal dan pada sebagian besar pasien cuci darah.

Waspadai jika penyakit ini menimpa anak-anak yang tulangnya masih berkembang karena pada nantinya akan berdampak serius. Sebagian dari dampak tersebut adalah terhambatnya pertumbuhan tulang dan menyebabkan penderita mengalami cacat. Kecacatan yang terjadi bisa berupa kedua kaki menekuk ke arah dalam atau keluar. Bentuk kelainan tulang jenis ini biasa disebut dengan rakitis ginjal. Satu lagi dampak dari gangguan pertumbuhan tulang yang dapat terlihat jelas adalah postur tubuh pendek pada anak.

Gejala penyakit ini dapat dipantau dari pertumbuhan anak-anak yang menderita penyakit ginjal, bahkan sebelum mereka diharuskan menjalani dialisis. Sebaliknya pada orang dewasa, gejala baru muncul setelah penderita menjalani cuci darah selama beberapa tahun.

Penyakit tulang di atas memang masih belum diketahui secara luas, namun setidaknya kini sudah ada gambaran singkat mengenai gejala-gejala dari penyakit ini. Satu lagi yang perlu diingat adalah semua orang berisiko terkena penyakit ini. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan guna mendapatkan informasi yang lebih akurat dan lengkap.